“Kerapuhan Manusia dan Kekuatan Allah”

Renungan Harian | 1 Jun 2026

“Kerapuhan Manusia dan Kekuatan Allah”

Penyesalan biasanya datang ketika segala sesuatu sudah lewat. Beribu kata “andaikan atau andai saja” terucap secara sadar atau tidak sadar. Kembali ke kondisi semula sudah tidak memungkinkan, satu hal yang kita bisa lakukan adalah memperbaiki apa yang telah terjadi dengan terus melangkah serta berefleksi atas segala sesuatu yang telah terjadi. Inilah yang sedang dihadapi oleh kerajaan Yehuda menurut Yesaya pasal 20. 

 

Yehuda tengah berada dalam tekanan geopolitik yang kurang menguntungkan baginya. Asyur menjadi kekuatan yang begitu digdaya. Negara-negara lain sibuk menjalin koalisi untuk mengalahkan asyur. Salah satu yang juga disebutkan dalam perikop kita adalah pemberontakan Asdod, sebuah daerah di Filistin, melawan Asyur dengan dibantu oleh Mesir. Raja Hizkia sendiri juga sempat tergoda untuk bersekutu dengan Mesir serta tergoda melawan Asyur. Menariknya di tengah strategi politis tersebut, Allah tampil dan mengingatkan Yehuda untuk tidak mengandalkan negara manapun dan bersekutu dengannya. 

 

Maka Allah memerintahkan Yesaya melakukan sebuah tindakan simbolis sebagai pesan kepada umat yakni dengan membuka semua yang melekat pada badannya serta berjalan bertelanjang dada dan bertelanjang kaki. Kain simbol perkabungan dililitkan di pinggangnya. Selama tiga tahun Yesaya melakukan hal tersebut dan menjadi tontonan, apa maksudnya? Allah hendak menunjukkan bahwa seperti ketelanjangan yang dialami Yesaya, demikianlah kerapuhan bangsa-bangsa yang dikira kuat oleh Yehuda. Mereka akan runtuh dan jatuh. Saat itu terjadi semuanya sudah terlambat bagi Yehuda. Seandainya mereka tetap mengandalkan Allah saja. 

 

Ketidakberdayaan dan ketidaktahuan kita sebagai manusia seringkali memang menakutkan. Namun justru saat itulah kita diundang untuk berserah dan bergantung kepada Dia yang tidak terbatas. Saat ini bukankah itu yang terjadi? Berita-berita yang menggambarkan betapa buruknya kondisi dunia seringkali ditampilkan. Krisis demi krisis mencuat dan menjadi bagian hidup kita. Di saat inilah Allah mengundang kita mengandalkan Dia senantiasa. Hanya Dia yang menjadi satu-satunya sumber kekuatan kita. 

Logo LAILogo Mitra

Lembaga Alkitab Indonesia bertugas untuk menerjemahkan Alkitab dan bagian-bagiannya dari naskah asli ke dalam bahasa Indonesia dan bahasa daerah yang tersebar di seluruh Indonesia.

Kantor Pusat

Jl. Salemba Raya no.12 Jakarta, Indonesia 10430

Telp. (021) 314 28 90

Email: info@alkitab.or.id

Bank Account

Bank BCA Cabang Matraman Jakarta

No Rek 3423 0162 61

Bank Mandiri Cabang Gambir Jakarta

No Rek 1190 0800 0012 6

Bank BNI Cabang Kramat Raya

No Rek 001 053 405 4

Bank BRI Cabang Kramat Raya

No Rek 0335 0100 0281 304

Produk LAI

Tersedia juga di

Logo_ShopeeLogo_TokopediaLogo_LazadaLogo_blibli

Donasi bisa menggunakan

VisaMastercardJCBBCAMandiriBNIBRI

Sosial Media

InstagramFacebookTwitterTiktokYoutube

Download Aplikasi MEMRA


© 2023 Lembaga Alkitab Indonesia